Pamor Nur Alam Tak Pernah Redup Meskipun Dihantam Dengan Black Campaign dan Negatif
Tuduhan segelintir orang baik di Kendari maupun di Jakarta, mulai dari melaporkan ke polisi dengan berbagai tuduhan terhadap Nur Alam hingga minta pengusutan kembali kasus korupsi terhadap Nur Alam padahal yang bersangkutan masih menjalani masa hukuman dianggap Didi begitu janggal dan terkesan mengada-ada.
Sedangkan, Pengamat politik dari Nusakom Pratama Institut, Dr. Ari Junaedi menyebut di tahun politik seperti sekarang ini “jualan” menghantam figur-figur yang kuat secara politik memang kerap digunakan pihak-pihak yang ingin running di kontestasi politik seperti di Pilkada Sultra.
Black Campaign, Aksi character assasination atau perusakan nama baik seperti yang dialami Nur Alam dianggap Ari Junaedi sebagai black campaign atau kampanye hitam.
“Kalaupun kelemahan pemerintahan Nur Alam silam dikuliti dengan data-data atau disandingkan dengan fakta-fakta, tentu diskursus tersebut sangat positif dan memperkaya dialektika komunikasi politik,” ungkap Ari Junaedi yang juga pengajar di berbagai program S-2 di tanah air.







Comment