“Tapi sangat lebih baik dibandingkan dengan sistem pemilu tertutup yang mengebiri suara rakyat, menjadikan pemilu terdistorsi dari prinsip demokrasi konstitusional,” jelas Zulhas.

Menteri Perdagangan ini menegaskan 8 dari 9 partai politik di Senayan sudah menyatakan sikapnya ingin sistem proporsional terbuka tetap dipakai untuk Pemilu 2024. Zulhas pun mengatakan masyarakat dan kekuatan civil society juga memiliki aspirasi yang sama.

“Maka dari itu, MK harus mendengar dan serius untuk mengkaji dengan adil. Dulu MK pernah membatalkan sistem pemilu tertutup terbatas. Diganti dengan sistem pemilu terbuka,” katanya.

Menurut Zulhas, jika sampai MK menyetujui sistem proporsional tertutup untuk Pemilu 2024, maka itu sudah di luar nalar. Sebab, masyarakat hanya akan mencoblos gambar partai saja. Zulhas pun berharap Tuhan akan memberikan penerangan yang benar kepada MK.

“Semoga Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa memberi penerangan dan petunjuk ke jalan yang benar. Semua untuk kebaikan masyarakat, bangsa dan negara,” imbuh Zulhas.(SW)