Tak Beri Ucapan HUT NasDem, Semakin Jelas Jokowi – Paloh Retak
Saat itu, Jokowi harus jalan kaki menuju acara HUT tersebut lantaran lalu lintas macet. Bahkan Iriana, sang istri, sampai di lokasi saat acara telah selesai. Jokowi saat itu merasa tak dihargai dan menyuruh bawahannya untuk mengecek keterlibatan dalam pengaturan lalu lintas.
“Itu yang saya cerita di buku saya mengenai Gatot, Panglima. Artinya dia merasa dipermalukan, merasa tidak dihargai, waktu ulang tahun TNI di Cilegon, jalan kaki dia, naik taxi, istrinya sudah apa, kemudian disuruh Pramono, Pratikno cek Kapolda Banten, nggak dilibatkan, dicek Korlantas nggak dilibatkan, tapi Gatot ngomong ke presiden ‘Mohon maaf Bapak Presiden, rakyat begitu membludak karena mencintai TNI’, nggak diatur aja itu lalu lintas,” kata Panda.
Lalu, Panda mengungkap bahwa Jokowi saat itu memiliki niat dendam terhadap Gatot. Dendam itu awalnya dilakukan di ulang tahun perkawinan anaknya Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Gatot saat itu diperlakukan tidak spesial, kata Panda.
“Yang aku bilang aku dia jelek, ‘one day akan kubalas kau’. Dibalas lah itu waktu itu di ulang tahun perkawinan anaknya, yang si Bobby siapa itu, Tito pakai mawar merah, Pratikno, Luhut segala macam jadi panitia, dia duduk sama istrinya di pojok-pojok itu, salam juga nggak ada karpet merah, Panglima, masih Panglima, dibikin dia keleleran begitu, nggak dianggap,” katanya.







Comment