Meski begitu, Rika tak mengetahui adiknya itu bermain futsal dengan siapa. Namun ia memastikan Indra rutin bermain futsal setiap malam Sabtu.

“Infonya adik saya nih main futsal jam 8-11, lalu ditemukan dalam keadaan kaku, tapi kalau kita lihat jenazah sampai di rumah pas dibuka ternyata banyak luka lebam,” tutur Rika.

Keluarga Merasa Ada yang Janggal. Rika menceritakan sejumlah kejanggalan saat menerima peti jenazah adiknya. Mulai dari jenazah digembok hingga diformalin secara sepihak.

“Itu tanda tanya, kenapa harus diformalinkan tanpa kesepakatan keluarga,” kata Rika Wijaya.

Rika mengatakan jenazah Prada Indra diformalin dan dimandikan sebelum diterbangkan dari Biak ke Jakarta. Pihak keluarga, menurut Rika, tak diajak diskusi terkait hal tersebut.

Rika menyampaikan keluarga Prada Indra masih syok dengan kabar kematian almarhum. “Itu ada kejanggalan tapi saya baru ngeh setelah tutup telepon. Kenapa diformalinkan tanpa persetujuan keluarga. Kenapa dia nggak minta persetujuan. Kenapa dia langsung memberi pernyataan,” ujarnya.