JAKARTA- Banyak yang berharap pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Prakoso, Laksamana Yudo Margono tidak tergoda terjun ke politik praktis. Yudo harus menjaga stabilitas dengan bersikap profesional.

Kepentingan politik memang menjadi tantangan bagi seorang Panglima TNI ke depannya. Banyak pihak yang pastinya akan berusaha menggoda, menarik TNI untuk kepentingan politik praktis.

“Panglima TNI baru harus memastikan agar TNI tidak terlibat politik praktis karena hal itu dilarang oleh UU TNI. Jelas proses pemilu tolak tarik TNI untuk kepentingan politik akan selalu ada, oleh karena itu tantangan panglima TNI yang baru adalah menjauhkan TNI dari kegiatan politik praktis,” kata Peneliti Senior Imparsial, Al Araf, dalam keterangan tertulis, Jumat (2/12/2022).

Menjelang Pemilu 2024, di tahun 2023 sudah mulai start dan banyak yang akan menggoda TNI untuk kepentingan tertentu.

Selanjutnya, dia juga meminta Yudo bisa mengevaluasi anggota TNI aktif yang menduduki jabatan sipil yang melanggar UU TNI. Pasalnya, dalam beberapa data yang didapat Imparsial, termasuk Ombudsman RI, terjadi pelanggaran terkait penempatan jabatan TNI aktif dalam jabatan sipil.