“Hal tersebut dikuatkan dengan BAP penyitaan senjata Styer tertanggal 27 September 2022 dimana senjata Steyr tersebut justru disita dari RE bukan dari FS/PC. Kalau benar sudah disimpan di lemari senjata seperti pengakuan RE harusnya senjata tersebut disita dari FS/PC seperti sitaan yang lain,” ujar Arman.

“Padahal, pengakuan RE menyatakan bahwa senjata tersebut diserahterimakan di lantai 3 Rumah Saguling pada 8 Juli 2022 dimana terbukti tanpa akses sidik jari mustahil RE memasuki area lantai 3 rumah Saguling. Atas dasar alat bukti CCTV, BAP Penyitaan Senjata, dan pemeriksaan setempat terbukti RE berbohong terkait senjata Steyr di muka persidangan,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya dalam persidangan Elizer menceritakan momen dia tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling, Jakarta Selatan, dari Magelang, Jawa Tengah. Eliezer mengaku tiba di Saguling pukul 15.00 WIB.

Saat tiba di Saguling, Eliezer mengaku diperintahkan Putri untuk meletakkan senjata ke lantai tiga rumah itu.

“Sebelum ibu turun, ibu sempat bilang ke saya, ‘Dek, nanti senjata naikkan ke lantai tiga, ya’,” kata Eliezer saat bersaksi dalam sidang pembunuhan Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jaksel, Selasa (13/12/2022).