JAKARTA – Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud Md kembali mewanti-wanti soal program bantuan sosial (bansos). Mahfud mengatakan, bansos bukan milik perorangan, melainkan kewajiban konstitusi negara melindungi rakyat miskin.

“Saya kembali meluruskan soal bantuan sosial (Bansos). Bansos bukan milik orang per orang, melainkan kewajiban konstitusi negara untuk melindungi rakyat miskin,” tulisnya di Instagram @mohmahfudmd, Senin (5/2/2024).

Mantan Menko Polhukam ini juga menyoroti penyaluran bansos yang tak tepat sasaran, akibat masalah administrasi. Oleh karena itu, jika dirinya dan Ganjar Pranowo dipercaya memimpin Indonesia maka bansos akan diperbanyak dan dibuat lebih tepat sasaran. Saat ini ia menyebut banyak bansos salah sasaran akibat administrasi yang kacau.

“Jika nanti Ganjar-Mahfud terpilih, jumlah bansos akan diperbanyak dan lebih tepat sasaran. Sebab, banyak bansos yang salah peruntukkan. Karena administrasinya kacau,” tambah Mahfud.

Pada kesempatan itu Mahfud mengajak warga Pasuruan, Jawa Timur, datang ke TPS pada 14 Februari 2024. Ia mengingatkan untuk memilih sesuai hati nurani, bukan karena sembako ataupun amplop.