KPAI Tanggapi Pernyataan Deddy Corbuzier soal Kritik Siswa terhadap MBG
katamerdeka.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) buka suara terkait pernyataan Deddy Corbuzier yang menanggapi kritik siswa mengenai makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selebritas tersebut menyampaikan pendapatnya melalui akun Instagram @mastercorbuzier, menyatakan bahwa siswa tidak pantas mengeluhkan rasa makanan dalam program tersebut.
Komisioner KPAI Diyah Puspitarini menegaskan bahwa pemerintah harus tetap melakukan pengawasan dan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
“KPAI tetap meminta pengawasan dan harus ada evaluasi secara berkala, jadi kendala-kendala tentang MBG ini bisa segera diatasi,” ujar Diyah dalam pesan singkat, Minggu (19/1).
Pernyataan Deddy mengenai keluhan peserta didik soal rasa makanan MBG menarik perhatian publik dan menuai berbagai reaksi di media sosial.
Sejumlah netizen mengkritik pernyataan Deddy yang dianggap kurang sopan terhadap anak-anak.
Deddy menyoroti komentar salah satu siswa yang mengeluhkan rasa ayam dalam program MBG.
“Masalah makan siang bergizi gratis buat anak-anak, ada satu video yang gua lihat, ada anak ngomong, ‘ayamnya kurang enak’,” ujar Deddy.
“Kurang enak, kurang enak, kepala elu pea, kurang enak ayamnya,” imbuhnya.
Deddy membandingkan situasi itu dengan pengalaman putranya, Azka Corbuzier, yang tidak pernah protes soal makanan saat diajak ke lokasi syuting.
Ia mengungkapkan bahwa Azka terbiasa mengonsumsi nasi kotak seperti kru dan pemain lainnya.
“Dan kalau dia ngomong sama gue, ‘Pa enggak enak, aku mau yang lain’, gue tabok. Gue tabok. Tanya anaknya, gue tabok. Makan, kamu. Ini makanan. Ini sehat. Semua orang makan seperti ini,” tambah Deddy.
Pernyataan ini menuai beragam reaksi di media sosial, dengan beberapa pihak mendukung pandangan Deddy mengenai pentingnya bersyukur.
Sementara yang lain menilai bahwa kritik siswa terhadap program MBG merupakan hal yang wajar dan seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah.
KPAI menegaskan bahwa setiap aspirasi anak harus tetap dihormati dan dijadikan bahan pertimbangan untuk peningkatan kualitas program makan bergizi gratis ke depannya.







Comment