“Dimungkinkan karena KKB Kodap XVI Yahukimo tidak senang adanya pembangunan pos Satgas TNI-Polri di wilayah Kabupaten Yahukimo,” ungkap Tommy dalam keterangannya, Senin (21/8).

Aparat TNI bersama personel Satgas Damai Cartenz pun turun ke lokasi untuk mengevakuasi Pratu Agung yang dilaporkan mengalami luka saat kontak tembak terjadi. Pratu Agung pun berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.25 WIT.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk mendapatkan perawatan. Namun Pratu Agung dilaporkan meninggal pada pukul 12.40 WIT.

Sementara itu, Kapolda Irjen Mathius D Fakhiri menuturkan Pratu Agung meninggal sebelum dirawat. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.(SW)