katamerdeka.com – Kimberly Ryder akhirnya angkat bicara terkait tuduhan kekerasan terhadap anak yang dilaporkan oleh suaminya, Edward Akbar, ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Edward Akbar melaporkan Kimberly dengan tuduhan kekerasan terhadap dua anak mereka, dan menyertakan rekaman CCTV sebagai bukti.
Dalam klarifikasinya, Kimberly Ryder menyatakan bahwa tindakan yang dilakukannya bukanlah kekerasan. Bintang film Mangkujiwo 2 ini mengakui bahwa ia terkadang marah kepada anak-anaknya, namun selalu meminta maaf setelahnya. “Aku tidak merasa itu penganiayaan, cuma memang ibu-ibu bisa relate juga,” kata Kimberly saat berbicara di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).
Kimberly Ryder juga mengungkapkan bahwa tekanan dalam pernikahan membuatnya sering merasa tertekan dan lelah, yang terkadang berujung pada ledakan emosi. “Kita yang siap 24 jam akhirnya capek, habis berantem sama suami pula, akhirnya kena ke anak,” lanjutnya.
Di sisi lain, Edward Akbar melalui kuasa hukumnya, Jundri R, melaporkan beberapa kejadian yang diklaimnya sebagai bentuk kekerasan, termasuk dugaan menjewer hingga memukul anak. Mereka menyatakan telah menyertakan rekaman CCTV untuk memperkuat laporan terhadap Kimberly.
Namun, Kimberly juga melaporkan Edward Akbar ke Komnas Perempuan dan KemenPPA atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Ia membawa bukti foto dan video yang menunjukkan lebam di tubuhnya, yang diklaim sebagai hasil dari KDRT sejak tahun pertama pernikahan mereka.
Kedua belah pihak kini tengah menjalani proses hukum dengan tuduhan serius satu sama lain. Baik Kimberly maupun Edward berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara adil demi kepentingan anak-anak mereka.







Comment