“Jadi, masih banyak lagi sebenarnya, yang jauh lebih banyak. Mungkin suasananya lebih sopan lah. Masih sopan masih bagi pihak lain masih marah apalagi kalau dibuka semuanya,” ujar Jusuf Kalla, mengindikasikan bahwa banyak lagi isu dan dugaan kecurangan yang belum terungkap kepada publik. Menurutnya, kebenaran penuh tentang kecurangan dalam pemilu bisa menghasilkan reaksi yang lebih kuat dari masyarakat dan pihak-pihak terkait.

Komentar Jusuf Kalla menimbulkan diskusi lebih lanjut mengenai pentingnya transparansi dan keadilan dalam proses pemilu di Indonesia. Beberapa pihak mengapresiasi film tersebut sebagai langkah penting dalam upaya membangun kesadaran publik, sementara lainnya menekankan perlunya investigasi lebih mendalam dan tindakan nyata untuk mengatasi masalah kecurangan pemilu.

Pemilu dan Pilpres 2024 merupakan momen kritis bagi demokrasi Indonesia, dengan harapan tinggi dari masyarakat agar prosesnya berlangsung adil dan transparan. Komentar dari tokoh seperti Jusuf Kalla dan film dokumenter seperti ‘Dirty Vote’ berkontribusi dalam mendorong dialog dan reformasi yang diperlukan untuk memastikan integritas pemilu di masa mendatang.