Heboh! Nikita Mirzani Unggah Video Razman Arif Nasution Minta Hal Aneh dari Klien
Jakarta – Nikita Mirzani sekali lagi menjadi perhatian netizen setelah memposting sebuah video yang menampilkan pengacara Vadel Badjideh, Razman Arif Nasution. Dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, Razman terlihat mengajukan permintaan tak biasa kepada calon kliennya.
Dalam rekaman tersebut, terdengar seorang wanita yang diduga adalah calon klien Razman mempertanyakan permintaan aneh pengacara itu. Razman tampak meminta wanita tersebut untuk memperlihatkan payudaranya di tengah pembahasan terkait masalah hukum yang sedang mereka diskusikan.
Wanita itu dengan bingung menanyakan, “Apa hubungannya memperlihatkan payudara dengan masalah kasus ini? Masa abang tangani kasus minta hal begitu?”
Razman pun mencoba menjelaskan bahwa penanganan kasus hukum membutuhkan surat kuasa serta dana yang cukup besar, sering kali mencapai ratusan juta rupiah. Namun, dia kemudian membuat pernyataan mengejutkan, menawarkan hubungan pribadi dengan wanita tersebut.
“Kamu bisa menjadi bagian dari hidupku kalau kamu baik. Jadi, kita bisa jalani kasus sambil pacaran,” kata Razman.
Wanita itu semakin bingung dan menolak pendekatan Razman. Ia menegaskan bahwa fokusnya hanya pada penyelesaian kasus hukum, bukan pada hal-hal pribadi yang diutarakan Razman. “Pacaran bisa nanti, tapi sekarang urusin kasusku dulu, bang,” jawab wanita itu tegas.
Razman tetap bersikeras dengan ucapannya, mengatakan, “Kan pacaran?” Namun, wanita tersebut tidak bergeming dan tetap ingin fokus pada permasalahan hukumnya.
Nikita Mirzani, tidak hanya mengunggah video itu, tetapi juga menambahkan keterangan yang bernada pedas. Ia menyindir Razman dengan kata-kata kasar, menuduhnya sebagai orang yang tidak bermoral.
“Razman ini nggak punya malu, sudah jelek, kotor, bau, masih juga bikin ulah,” tulis Nikita dalam unggahannya.
Unggahan ini pun langsung memicu perbincangan luas di media sosial, membuat nama Razman Arif Nasution kembali menjadi sorotan, khususnya terkait sikap tidak profesionalnya dalam menangani klien.







Comment