Heboh Bjorka Bikin Ketar-ketir Pemerintah, DPR Bakal Bentuk Panja
Mahfud juga mengungkap motif Bjorka menyebarkan data pribadi sejumlah pejabat dan warga Indonesia. Menurut dia, Bjorka memiliki motif politik, ekonomi, dan jual beli.
“Motifnya ternyata juga gado-gado. Ada motif politik, motif ekonomi, motif jual beli, dan sebagainya. Sehingga juga yang motif-motif kayak gitu itu sebenarnya tidak ada yang terlalu membahayakan,” ungkap Mahfud.
Mahfud pun menegaskan tidak ada rahasia negara yang bocor hingga saat ini. Dia menekankan hanya data umum yang saat ini bocor.
Meski begitu, Komisi I DPR RI akan membentuk panitia kerja (Panja) kebocoran data pekan depan. Panja dibentuk untuk merespons kebocoran data yang dilakukan hacker Bjorka.
“Kita di Parlemen minggu depan kita membuat Panja (panitia kerja) kebocoran data. Karena di tahun 2023 semua yang dilakukan sekarang, Satgas atau apa itu ada RPJMN nya dari tahun 2022 bahwa tahun 2023 kita Indonesia akan membuat CSIRT (Computer Security Incident Response Team) itu nanti 2023.
Koordinasinya nanti ya ini tadi, BIN, Polisi Kominfo dan BSSN. Dan lagi sudah ada Perpres yang baru 28/2021 leading sektornya BSSN,” kata Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar, Bobby Rizaldi dalam program Adu Perspektif detikcom bersama Total Politik bertajuk ‘Selancar Bjorka hingga Isu Tegang Dua Jenderal’ yang disiarkan melalui YouTube, Rabu (14/9/2022).







Comment