Ganjar Ungkap Warga Bali Tak Mau Sambut Jokowi, Ini Alasannya
“Dengan sikap begitu tanpa ada perasaan dia membentuk dinasti dan melupakan begitu saja perjuangan PDIP,” ujarnya.
Ganjar pun merespons terkait hal tersebut. Ia bercerita saat dulu sering diklat kaderisasi di Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Bali. Menurutnya, kader adalah yang telah mengikuti kaderisasi mulai dari pratama, madya dan utama.
“Ini lah kaderisasi, kalau nggak pernah diberikan kaderisasi orang masuk partai masuk PDIP, tiba-tiba itu belum kader, itu anggota,” jawab Ganjar.
Artinya, lanjut Ganjar, itu merupakan proses yang akhirnya bisa memahami dan mencintai. Menurutnya, hal itu tidak gampang, tetapi kalau sudah jadi kader harus siap.
“Sejak PDIP, jadi saya mengerti ini bagaimana berproses. Ya ada kecewanya nggak? Ada. Tapi kan kita bisa memilah dan memilih,” tutur mantan Gubernur Jawa Tengah itu.
Kemudian, dia menyontohkan saat Wayan Koster marah-marah ke anggota PDIP Bali. Ia menyebut bahwa itu aturan partai.
“Pasti ada yang nggak suka sama dia (Koster). Itulah kekecewaan tapi bukan berarti harus kemudian kita minggat (keluar dari partai) to?,” beber Ganjar.(SW)







Comment