“Saat Pak Jokowi datang, masyarakat di sana bukan menutup pintu, masyarakat di sana tidak keluar. Apa yang menyebabkan mereka tidak keluar? Apa yang menyebabkan tidak menyambut presiden? Saya tidak tahu,” tanya anggota DPR RI dapil Bali itu.

Sebelumnya diberitakan, baliho Ganjar dan Mahfud yang terpajang di sekitar lokasi kunker Presiden Jokowi di Balai Desa Batubulan dicopot. Bendera PDIP yang berkibar di sana juga diturunkan.

Pantauan di sana, baliho Ganjar-Mahfud dan atribut PDIP dicopot Satpol PP sekitar pukul 10.30 Wita menjelang kedatangan Jokowi.

Sementara salah seorang kader PDI Perjuangan di Bali menanyakan soal sikap Joko Widodo (Jokowi) terhadap PDIP kepada Ganjar Pranowo.

Kader PDIP asal Desa Bongan, Kabupaten Tabanan, bernama Komang Suparman itu juga meminta Ganjar agar tegak lurus saat menjadi presiden. Hal itu diungkapkan Suparman saat sesi tanya jawab Ngobrol Santai Ganjar Pranowo dengan seluruh kader PDI Perjuangan se-Bali di kantor DPD PDIP Bali, Kamis (2/11/2023).

Suparman menilai, sikap Jokowi dalam perpolitikan yang terjadi saat ini sangat tidak berperasaan. Padahal, ia mengaku saat berjuang memenangkan Jokowi, seluruh kader PDIP mendukung sampai berdarah-darah.