Ganjar Pranowo Menyatakan Tidak Akan Bergabung dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran
Keputusan Ganjar Pranowo untuk tidak bergabung dalam pemerintahan mendatang tampaknya sejalan dengan sikap politik PDIP. Ganjar berpendapat bahwa partainya akan tetap berada di luar pemerintahan, berdasarkan beberapa pernyataan yang telah dibuat oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Saya kira kalau lihat statement-statement-nya Bu Mega, rasanya iya. Di luar pemerintahan, kan kita tidak kenal (istilah) oposisi,” kata Ganjar pada pertemuan di kediamannya di Wedomartani, Ngemplak, Sleman, DIY, pada 25 April lalu.
Namun, posisi resmi PDIP mengenai pemerintahan yang akan datang belum diumumkan secara tegas. Ahmad Basarah, Ketua DPP PDIP, menyatakan bahwa sikap partai akan dibahas lebih lanjut dalam Rakernas V partai yang akan digelar bulan ini.
Acara halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga sebagai platform bagi Ganjar Pranowo untuk menegaskan independensinya dalam politik nasional. Ganjar menyoroti pentingnya menjaga integritas dan independensi politik, meskipun tidak berada dalam pemerintahan. “Kita bisa kritis dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa tanpa harus ada di dalam pemerintahan. Itulah esensi demokrasi yang sehat,” tegas Ganjar. Pidato ini disambut positif oleh para pendukungnya yang menghargai komitmennya terhadap prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.








Comment