Tak hanya itu, masih ada beberapa remaja yang bisa membedakan perilaku buruk atau baik. Hanya saja mereka tidak bisa menahan dirinya sendiri sehingga akan terjerumus dalam kenakalan.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan sebuah faktor yang berasal dari luar. Berikut ini beberapa macam faktor eksternal, yaitu:

  • Keluarga

Kenakalan remaja juga bisa disebabkan karena faktor keluarga, misalnya komunikasi yang kurang antar anggota keluarga dapat memicu perilaku negatif.

Tak hanya itu, cara mendidik dari keluarga yang salah juga dapat memicu adanya tidakan menyimpang.

Selain itu,seorang remaja yang tidak memiliki keluarga harmonis seperti terjadinya perceraian orang tua bisa memicu adanya tindakan menyimpang.

Perceraian orang tua ini bisa membuat kondisi psikologis anak menjadi terganggu, sehingga menyebabkan stres.

  • Lingkungan

Lingkungan tempat tinggal yang kurang baik ini bisa memicu timbulnya tindakan menyimpang dari remaja. Saat berada dalam lingkungan yang kurang baik dan terdapat banyak perilaku menyimpang, nantinya remaja juga bisa meniru bahkan mempraktekan tindakan menyimpang tersebut.

  • Kurangnya Bimbingan dan Pengawasan

Kurangnya bimbingan serta pengawasan dari orang tua juga bisa memicu timbulnya kenakalan remaja. Bahkan, tidak adanya ajaran tentang pentingnya nilai – nilai sosial bisa membuat remaja dan anak tidak bisa membedakan tingkah laku yang sesuai norma dan yang tidak sesuai.

  • Pergaulan yang Bebas

Pergaulan yang terlalu bebas dan tidak baik ini bisa menjadi faktor utama dalam adanya tindakan penyimpangan. Ketika remaja salah memilih pergaulan, maka kemungkinan besar ia dapat melakukan tindkan yang sangat menyimpang dari norma.