Faktor penyebab kenakalan remaja. Kenakalan remaja saat ini dianggap sebagai bentuk tindakan kriminal atau tindakan menyimpang yang dilakukan oleh remaja terhadap orang lain, binatang hingga benda.

Kenakalan remaja dan anak ini tidak hanya bisa dilihat dari tindakan kriminal yang dilakukan, tetapi bisa juga dilihat dari tindakannya yang melanggar hukum, nilai atau norma sosial, sekolah dan masyarakat.

Secara umum, faktor ini dibedakan menjadi dua yaitu faktor internal dan eksternal.

Berikut ini penjelasan masing-masing faktor penyebab kenakalan remaja.

Faktor Penyebab Kenakalan Remaja

1. Faktor Internal

Faktor internal ini merupakan faktor yang berasal dari dalam diri sendiri. Berikut ini macam-macam faktor internalnya, yaitu:

  • Krisis Identitas

Usia remaja ini adalah usia yang menuju kedewasaan. Biasanya, saat usia ini banyak yang merasa kehilangan jati dirinya seiring dengan peralihan menuju usia dewasa.

Kehilangan jati diri ini secara umum akan membuat remaja mencoba sesuatu yang baru dengan tujuan menemukan jati diri mereka.

  • Lemahnya Kontrol Diri

Secara umum, para remaja yang tidak dapat mempelajari maupun membedakan mana yang termasuk perilaku baik atau buruk nantinya akan terjerumus kedalam kenakalan remaja.

Tak hanya itu, masih ada beberapa remaja yang bisa membedakan perilaku buruk atau baik. Hanya saja mereka tidak bisa menahan dirinya sendiri sehingga akan terjerumus dalam kenakalan.

2. Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan sebuah faktor yang berasal dari luar. Berikut ini beberapa macam faktor eksternal, yaitu:

  • Keluarga

Kenakalan remaja juga bisa disebabkan karena faktor keluarga, misalnya komunikasi yang kurang antar anggota keluarga dapat memicu perilaku negatif.

Tak hanya itu, cara mendidik dari keluarga yang salah juga dapat memicu adanya tidakan menyimpang.

Selain itu,seorang remaja yang tidak memiliki keluarga harmonis seperti terjadinya perceraian orang tua bisa memicu adanya tindakan menyimpang.

Perceraian orang tua ini bisa membuat kondisi psikologis anak menjadi terganggu, sehingga menyebabkan stres.

  • Lingkungan

Lingkungan tempat tinggal yang kurang baik ini bisa memicu timbulnya tindakan menyimpang dari remaja. Saat berada dalam lingkungan yang kurang baik dan terdapat banyak perilaku menyimpang, nantinya remaja juga bisa meniru bahkan mempraktekan tindakan menyimpang tersebut.

  • Kurangnya Bimbingan dan Pengawasan

Kurangnya bimbingan serta pengawasan dari orang tua juga bisa memicu timbulnya kenakalan remaja. Bahkan, tidak adanya ajaran tentang pentingnya nilai – nilai sosial bisa membuat remaja dan anak tidak bisa membedakan tingkah laku yang sesuai norma dan yang tidak sesuai.

  • Pergaulan yang Bebas

Pergaulan yang terlalu bebas dan tidak baik ini bisa menjadi faktor utama dalam adanya tindakan penyimpangan. Ketika remaja salah memilih pergaulan, maka kemungkinan besar ia dapat melakukan tindkan yang sangat menyimpang dari norma.