Nikita Mirzani sebelumnya telah melaporkan Vadel atas dugaan persetubuhan dan pemaksaan aborsi terhadap putrinya, LM, yang diduga terjadi pada Juni 2024. Sejak laporan tersebut diajukan pada September 2024, polisi telah meminta keterangan dari 13 saksi, termasuk teman dan rekan LM. Vadel sendiri telah memenuhi panggilan polisi pada 4 Oktober dan menjawab 33 pertanyaan dari penyidik terkait kasus ini.

Proses hukum ini menunjukkan perkembangan baru dalam perselisihan antara Nikita Mirzani dan keluarga Badjideh yang terus bergulir dan menjadi perhatian publik.