Sementara itu, Bahlil Lahadalia sendiri mengaku tidak tahu-menahu mengenai dinamika yang terjadi setelah Airlangga Hartarto mundur dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar. Bahlil menyatakan bahwa dirinya tidak aktif dalam kepengurusan Golkar, sehingga tidak mengetahui situasi internal partai.

“Saya enggak tahu ya. Saya betul kader Golkar, tapi bukan pengurus DPP. Jadi saya tidak tahu apa yang terjadi di sana,” ujar Bahlil di Istana Negara, IKN, Senin (12/8).