Bahlil Lahadalia Mengemuka sebagai Kandidat Kuat Ketua Umum Golkar Setelah Agus Gumiwang Ditetapkan sebagai Plt
Menurut Idrus, dukungan besar kepada Bahlil didorong oleh rekam jejak dan prestasinya, serta kemampuannya dalam berkomunikasi. Selain itu, Bahlil juga memiliki pengalaman panjang dalam kepengurusan Golkar, khususnya di tingkat DPD I Provinsi Papua. Pengalaman ini, menurut Idrus, membuat Bahlil memahami suasana kebatinan di daerah dan mampu menjalin hubungan yang erat dengan kepengurusan pusat.
“Bangsa ini memerlukan pemimpin yang perekat. Apalagi di Golkar kan kumpul semua,” tambahnya.
Agus Gumiwang, yang kini resmi ditunjuk sebagai Plt Ketua Umum, menggantikan sementara Airlangga Hartarto yang mengundurkan diri. Sebagai Plt, AGK akan bertugas hingga ketua umum definitif ditetapkan melalui musyawarah nasional luar biasa (munaslub) yang dijadwalkan pada 20 Agustus 2024.
AGK telah menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju sebagai kandidat ketua umum dalam Munaslub mendatang. “Saya tidak maju,” kata AGK.
Menanggapi klaim 34 DPD I Golkar yang mendukung Bahlil Lahadalia menjadi ketua umum, AGK hanya merespons singkat, “Insya Allah.” Ketika ditegaskan apakah informasi itu benar, AGK kembali menjawab dengan singkat, “Jawaban saya Insya Allah.”








Comment