Dia menilai keputusan Pemprov Jabar sebagai tindakan menghalang-halangi, represif, dan tidak adil. Maman oleh karena itu memandang penurunan indeks demokrasi di Jawa Barat menurut sejumlah hasil survei tak keliru, dan hal itu dilakukan pemerintah sendiri.

“Dan Jawa Barat dalam hal ini Pemerintah Daerah Jawa Barat merupakan aktor utama pencederaan nilai-nilai demokrasi dan bersikap sewenang-wenang dalam pilihan politik rakyat di Indonesia saat ini,” kata dia.(SW)