“Lagi-lagi pengalaman singkat saya sebagai Wamen setahun lebih, saya kadang-kadang menjadi sedih karena sebagai administrator yang mestinya menyelesaikan banyak persoalan masyarakat, mewujudkan keadilan sosial, justru sekali lagi terhambat oleh ego-ego sektoral,” katanya.

Dia menambahkan acara GTRA Summit tahun ini diharapkan mampu menghilangkan ego sektoral yang terjadi dalam penyelesaian masalah sengketa lahan. Kegiatan tersebut pun diminta tidak hanya menjadi seremonial semata.

“Karena kita sama-sama tidak sempurna maka kita perlu kerja sama, perlu kolaborasi. Itulah esensi dari pertemuan kita ini. Pak Menteri mengingatkan agar GTRA Summit tidak jadi ritual tahunan saja,” pungkas Raja Juli.***