Kemudian Hendra mengajak Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto dan AKP Rifaizal Samual ke ruangan Irjen Ferdy Sambo–saat itu masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri– karena dipanggil Sambo. Hendra mengatakan Sambo memintanya untuk berangkat ke Jambi agar memberi penjelasan ke pihak keluarga.

“Intinya bahwa Kadiv Propam memerintahkan kita untuk berangkat ke Jambi untuk menjelaskan ke pihak keluarga,” kata Hendra dalam BAP.

Kemudian dalam BAP tersebut, Hendra bersama 3 orang lainnya yaitu Kombes Agus Nurpatria, Briptu Putu dan Briptu Mika berangkat menaiki mobil ke Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta. Setelah itu mereka memakai private jet ke Jambi.

“Sampai di bandara kami langsung menuju ke pesawat private jet. Saat itu yang berangkat ke Jambi yaitu saya, Kombes Santo, Kombes Agus Nurpatria, AKP Rifaizal Samual, Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika,” ujar Hendra dalam BAP.

Sesampainya di Jambi sekitar pukul 16.30 WIB, Hendra dkk langsung menuju ke Hotel BW. Hendra lalu mendapat informasi dari Kombes Leonardo Simatupang dan Kombes Sinaga bahwa jenazah Brigadir J telah dimakamkan.