“Saya bilang ya sudahlah daripada saya berdebat terus saya bilang nggak berani, terus saya bilang saya upayakan. Jadi saya keluar (dari ruangan) nggak lama, Yang Mulia,” ungkap Dody.

Hakim bertanya apakah penyisihan barang bukti untuk bonus anggota merupakan hal lumrah di kepolisian. Dody mengatakan hal itu disebut oleh Teddy, bukan dirinya.

“Itu dari Teddy Minahasa, Yang Mulia. Dari Teddy yang bilang begitu, ‘Biasalah, anggota kalau ada dapat itu nyisihkan’. Itu kata dia, bukan kata saya,” tutur Dody.

Dody lalu mengaku belum pernah menyisihkan barang bukti selama dirinya menjabat sebagai polisi. Dia menyebut itu asumsi Teddy.

“Sepengetahuan saya nggak ada Yang Mulia. Selama saya jadi polisi nggak ada, saya pernah nangkap ganja 25 kilo bersih, dimusnahkan di Kajari Bukittinggi bersih,” kata Dody.

“Itu hanya asumsi Teddy Minahasa aja, daripada saya berdebat, makanya dalam hati saja saya bicara,” lanjutnya.(SW)