Sehingga menurut Ronny tidak masuk akal jika Sambo perintahkan hajar. Ronny juga menilai pernyataan Sambo dalam sidang menunjukkan ketidaklogisan.

“Jadi tidak masuk akal dia memerintahkan hajar. Lalu dia berharap perintah hajar itu kaya berkelahi pakai tangan pakai kaki,” kata Ronny.

“Ini menunjukkan ketidak logisan, publik dan majelis hakim bisa menilai,” sambungnya.

Diketahui dalam persidangan, awalnya Ferdy Sambo mengatakan dia tidak berniat mampir ke rumah Duren Tiga tempat istrinya menjalani isolasi, termasuk TKP pembunuhan Brigadir Yosua. Namun, dia melihat Yosua di depan pagar. Saat itu Sambo teringat akan cerita Putri Candrawathi yang mengaku diperkosa Yosua.

“Setelah masuk ke kompleks Duren Tiga, saya melihat Yosua ada di depan gerbang, kemudian saya perintahkan Adzan Romer ajudan untuk berhenti, setelah itu Adzan Romer turun,” kata Sambo saat bersaksi di PN Jaksel, Rabu (7/12/2022).

“Iya saya teringat apa yang diceritakan istri saya, saya perintahkan Romer berhenti. Romer langsung turun saya pikir apa harus sekarang konfirmasi (ke Yosua), kemudian saya bilang jalan, terus saya putuskan berhenti. Saya turun, senjata saya jatuh dan saya ambil, dan masuk ke rumah Duren Tiga,” imbuh Sambo.