Revolusi Dapur Bergizi Sitaro: Relawan MBG Dapat Pelatihan Profesional dari BGN
katamerdeka.com – Dalam upaya memperkuat pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III menggelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan dapur di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Minggu (28/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Jakarta, Kelurahan Tatahadeng Siau Timur ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi relawan dapur dalam menyajikan hidangan bergizi yang aman dan higienis. Pelatihan diikuti sebanyak 140 peserta, terdiri dari 50 orang SPPG Siau Barat, 50 orang SPPG Siau Timur, dan 40 orang SPPG Tagulandang.
Direktur Penyediaan dan Penyaluran, Enny Indarti, yang membuka kegiatan secara resmi, menyampaikan apresiasi bagi relawan yang selama ini mendukung layanan makan bergizi, terutama bagi anak-anak.
“Para penjamah makanan adalah garda terdepan dalam menyukseskan program strategis nasional ini. Presiden sendiri telah menegaskan komitmen terhadap program makan bergizi gratis hingga akhir masa jabatan. Semoga kita semua bisa terus mengawal program ini dengan sebaik-baiknya,” kata Enny.
Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan relawan dapur pada proses operasional MBG, termasuk higienitas, keamanan pangan, dan manajemen bahan baku. Enny juga meminta kepala SPPG untuk mendaftarkan relawan ke platform Pelataran Sehat milik Kementerian Kesehatan, agar peserta bisa mengakses pelatihan daring secara berkelanjutan.
“Kami tidak pernah mensyaratkan latar belakang tertentu bagi penjamah makanan. Yang penting adalah kemauan untuk bekerja dengan baik dan mengikuti pelatihan yang telah disiapkan,” tambah Enny.
Ke depannya, para penjamah makanan juga akan mendapatkan sertifikasi halal melalui program Training of Trainer (ToT) dan didaftarkan dalam kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja, sebagai bentuk profesionalisasi relawan dapur.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, antara lain:
-
Hedy Kasim (Dinas Lingkungan Hidup)
-
Yoola Kawenas (Dinas Kesehatan)
-
Julita Malumbot (Persatuan Ahli Gizi Indonesia/Persagi Sitaro)
-
Gratia Polontoh (Loka POM Sangihe)
-
Mohamad Irfan (BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut)
Koordinator Wilayah Sitaro, Oslan Sarimbagun, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dapur dan keamanan bahan pangan.
“Kami menekankan pentingnya mencegah kontaminasi silang dan menjaga kualitas bahan baku. Hal ini krusial untuk mencegah potensi keracunan makanan,” ungkap Oslan saat diwawancarai.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan MBG di Kabupaten Sitaro, sekaligus memperkuat peran para relawan dapur dalam menyediakan hidangan sehat, aman, dan bergizi bagi masyarakat.








Comment