Sandiaga Uno pun angkat bicara. Dia mengaku akan tabayun atau meminta penjelasan langsung kepada Prabowo terkait sindiran itu.

“Saya akan tabayun dulu (dengan Pak Prabowo). Adab berkomunikasi dengan pimpinan bukan melalui media tapi langsung bertabayun,” ucap Sandiaga di Stadion Kridosono, Minggu (8/1).

Sandiaga mengaku sedang meminta waktu untuk menghadap Prabowo. Dia menyebut nantinya akan mengatur jadwal untuk bertemu dengan Prabowo.

“Kami akan pemberitahuan dulu, segera. Nanti menunggu kesiapan beliau,” ungkap Sandiaga.

Sebelumnya, Prabowo menyindir kadernya saat acara peresmian kantor Badan Pemenangan Presiden Partai Gerindra di Jakarta pada Sabtu (7/1) kemarin.

“Kalau tidak cocok dengan Prabowo gak apa-apa. Cari partai lain. Pindah partai boleh dong. Kalau ada orang yang mau melakukan itu (pindah partai) ya monggo. Mari kita bersaing, kita adu program,” ucap Prabowo.

Prabowo menegaskan, berpartai harus mengikuti garis kepartaian. Jika tidak, maka hal itu adalah pelanggaran karena tidak setia.