Meskipun tidak ada pendidikan formal khusus terkait Pilkada, UNM kerap menyisipkan pesan-pesan penting mengenai demokrasi dalam diskusi terbuka dengan mahasiswa.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa terlibat aktif dalam proses demokrasi dengan pemahaman yang mendalam tentang hak dan tanggung jawab mereka sebagai pemilih.

Salah satu tantangan terbesar dalam setiap proses pemilu adalah polarisasi politik dan penyebaran hoaks. Menanggapi hal ini, Prof. Karta menegaskan bahwa UNM telah mengambil langkah pencegahan untuk memastikan tidak ada polarisasi politik di kalangan mahasiswa.

“Kami selalu mengingatkan mahasiswa untuk menjaga diri mereka dari konflik yang bisa memecah belah,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Karta juga mengingatkan pentingnya menghindari golput. Setiap suara, kata dia, sangat berharga dan dapat menentukan masa depan bangsa.

“Satu suara sangat berharga, apalagi dalam kompetisi politik yang ketat seperti Pilkada. Mahasiswa harus turut mengawal proses demokrasi yang adil dan aman,” pesannya.