Di sisi lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Golkar ingin ketua umumnya, Muhaimin Iskandar dan Airlangga Hartarto menjadi pasangan Prabowo.

Diberitakan sebelumnya, PAN dan Golkar resmi bergabung dengan Gerindra dan PKB untuk mendukung Prabowo sebagai bakal capres.

Sebelumnya, PAN dan Golkar tergabung dalam KIB bersama PPP.

Namun, koalisi tersebut mulai retak setelah PPP memutuskan untuk mendukung bakal capres PDI-P Ganjar Pranowo di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Sementara itu Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis pilihan partai DPR RI dengan simulasi 18 daftar nama dan lambang partai. Salah satu hasilnya menyebut kenaikan elektabilitas PAN yang naik 100% dalam setahun terakhir, dari 2,0% menjadi 4,3%.

Survei digelar 3-9 Agustus 2023 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1.220 responden.