katamerdeka.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dibuat terkejut saat mengetahui adanya sertifikat kepemilikan lahan di Perairan Kampung Paljaya, Kabupaten Bekasi seluas lebih dari 581 hektar.

Temuan mengejutkan ini diungkapkan Nusron saat dirinya berbincang dengan seorang pria di atas perahu, usai meninjau langsung area pagar laut yang dipermasalahkan, pada Selasa (4/2/2025).

Dalam perbincangan tersebut, pria berbaju batik cokelat yang duduk di samping Nusron bertanya tentang kemungkinan adanya akal-akalan pejabat dalam penerbitan sertifikat di wilayah laut Bekasi. “Ini bisa dikatakan akalnya selaut?” tanya pria tersebut. Mendengar pertanyaan itu, Nusron dengan tegas mengamini bahwa penerbitan sertifikat di kawasan laut merupakan bentuk manipulasi yang licik.

“Akalnya selaut. Gila. Permainan ini dahsyat,” ujar Nusron dengan nada geram.

Politikus Partai Golkar ini mengaku heran karena selama hidupnya, ia belum pernah mengurus sertifikat tanah atau bangunan sendiri, apalagi mendengar adanya sertifikat di area perairan. “Saya jujur saja, seumur-umur belum pernah mengurus sertifikat sendiri. Saya kalau dunia lain paham,” ujarnya sambil menyindir kejanggalan tersebut.