Meski demikian Rachland merinci beberapa faktor yang membuat Mega kalah suara dari SBY. Selain masyarakat yang masih ditawan unsur patriarki, Mega juga dinilai terlalu percaya diri.

“Tapi beliau, Ibu Megawati, lahir melampaui zamannya. Meski misalnya beliau mampu menjadi Presiden yang hebat, rakyat Indonesia yang masih ditawan oleh kultur patriarkis belum siap menerimanya. Sayang sekali, memang,” kata Rachland.

“Hal lain yang membuat beliau kalah adalah rasa percaya diri yang terlalu besar. Kebanggaan beliau sebagai putri dari Soekarno, Presiden pertama RI dan Pahlawan Nasional, yang kerap beliau gaungkan,” kata Rachland.(SW)