“Nanti kita bayar produser Rp 300 juta tiap TV, senilai Rp 1,2 miliar, aku oke dan aku transfer Rp 600 juta. Benar atau tidak, aku nggak peduli. Tapi aku rasa semuanya bohong, keserakahan dalam hidupnya menjadi-jadi,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, Deolipa Yumara merugi hingga Rp 6 miliar. “Nilainya Rp 6 miliar, Rp 6 miliar mau saya tagih ke dia,” pungkasnya.

Sebelumnya, sosok Deolipa Yumara menjadi viral usai menjadi kuasa hukum Bharada E walaupun dalam tempo waktu yang singkat. Popularitas singkat itu tak disia-siakan Deolipa.

Tak lama berselang, diketahui Deolipa menggelar konser yang bertajuk ‘Deolipa Project Nyanyian Penyatu Negeri’.

Saat ditanya mengapa ia membanting stir dari pengacara menjadi seorang penyanyi, Deolipa Yumara memiliki jawaban sendiri.

“Penyanyi jadi pengacara, pengacara jadi penyanyi. Bebas, karena kita seniman. Kita gabungkan beberapa karakter jadi satu,” kata Deolipa.

Lebih lanjut, menurut Deolipa, adanya konser ini tidak digelar secara mendadak. Ia menyebut konser sudah direncanakan sejak lama. Jauh sebelum dirinya jadi pengacara Bharada E.