“Pengalaman keduanya dinilai lebih dari cukup sebagai modal untuk menjajaki diri sebagai calon pemimpin di Bumi Anoa. Jam terbang mereka yang sudah lama di pemerintahan mencerminkan seberapa paham pasangan ini terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat Sultra,” tambah Bhakti.

Dukungan LA Millenial Kolaka

Dengan adanya LA Millenial di Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Kolaka, Bhakti yakin bahwa kerja-kerja politik pasangan La-Ida di daerah akan semakin solid. “Kami akan mengkonsolidasikan kaum muda dan milenial untuk bersama-sama berjuang memenangkan pasangan La-Ida di Kabupaten Kolaka. Hal ini akan mempermudah proses konsolidasi baik secara door-to-door maupun secara terbuka,” jelasnya.

Bhakti juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam politik. “Mayoritas pemilih kita adalah generasi milenial, yang mampu mempengaruhi setiap detik konstelasi Pilkada. Instrumen ini harus digunakan untuk menyasar pemilih cerdas dan rasional yang cenderung akan ide dan gagasan menuju Sulawesi Tenggara yang adil dan beradab,” katanya.

Fokus pada Pendidikan

Selain itu, Bhakti memberikan catatan penting tentang masalah pendidikan yang harus menjadi prioritas. “Isu pendidikan harus menjadi perhatian dan fokus utama bagi pasangan bakal calon Gubernur Sulawesi Tenggara, La-Ida, lewat program Sultra Cerdas. Terlepas dari membangun infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan, masalah-masalah krusial seperti pendidikan harus cepat dibenahi,” tutup Bhakti.