Hal ini terungkap setelah tim penyidik memeriksa empat orang saksi pada Senin, 22 April 2024. Mereka adalah Direktur Utama PT DS Solution Internasional Ferdian, Komisaris PT Nawamaja Silatama Agus Subarkah, seorang dokter bernama Afnizal, dan Direktur PT Tria Dipa Medika Dewi Affatia. Lembaga antirasuah tersebut menjelaskan bahwa nilai anggaran proyek pengadaan APD mencapai Rp3,03 triliun untuk lima juta set APD.

Kasus ini menambah daftar panjang penyidikan KPK dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. KPK berkomitmen untuk terus menelusuri dan mengamankan aset-aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi guna mengembalikan kerugian negara.