Kawasan Blok M Bakal Direvitalisasi, PT MRT Pemegang Mandatnya
Oleh sebab itu, berdasarkan perintah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, ia kemudian menjelaskan bahwa pihaknya diminta untuk mengembangkan transit oriented development (TOD) atau wilayah berorientasi transit.
Kawasan Blok M, termasuk Terminal Blok M dan sejumlah bangunan lain seperti Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) dan MRT ASEAN, pun bakal dioptimalkan sebagai kawasan mixed use development.
“Itu nanti plan-nya sesuai izin Pemprov itu membangun suatu mixed use development, ini ada perkantoran dan lain sebagainya dan hunian yang terintegrasi dengan semua karena kita connecting dengan Peruri dan Asean. Jadi ini kawasan yang luar biasa, akan menjadi kawasan moderen yang terintegrasi dengan publik,” jelasnya.
Kendati demikian, Tuhiyat menjelaskan bahwa penataan Kawasan Blok M kini masih masuk tahap kajian akhir. Walhasil, ia mengaku belum bisa merincikan total anggaran yang dibutuhkan untuk menata Blok M. Namun, ia memastikan hal tersebut akan dilakukan tahun ini.
“Nah next, kajiannya sedang berlangsung, jadi masalah value mungkin sabar dulu karena kajiannya belum final. Belum, (tanggal pastinya) belum,” pungkasnya.







Comment