JAKARTA – Jokowi kembali tegaskan dukung Prabowo Capres 2024. Bahkan dikatakan Jokowi sekarang ini gilirannya Prabowo Subianto.

Presiden Jokowi menceritakan pengalamannya menang di semua kontestasi politik, termasuk dua kali menang pemilihan presiden. Jokowi mengatakan setelah ini kemungkinan jatahnya Prabowo Subianto yang merupakan rivalnya di dua pilpres sebelumnya.

Kader Nasdem Desak Umumkan Capres, Elite Tunggu 10 November

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan di acara HUT Perindo di iNews Tower, Jakarta Pusat, Senin (7/11). Jokowi awalnya mengenang masa pemilihan wali kota Solo hingga gubernur DKI.

“Saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang,” kata Jokowi.

Jokowi kemudian diusung untuk maju pilpres dan dua kali berhasil memenangkan kontestasi politik tersebut. Dia lalu meminta maaf kepada Prabowo Subianto sambil menyinggung jatah selanjutnya merupakan jatah Prabowo.

https://www.jawapos.com/nasional/politik/18/09/2022/jokowi-dan-prabowo-siapkan-desain-pertahanan-di-indonesia-timur/

“Kemudian dua kali di pemilu presiden juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo,” ujar Jokowi.

“Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” sambung Jokowi. Kader Perindo pun riuh dengan pernyataan Jokowi itu. Nama Prabowo terdengar diteriakkan oleh kader Perindo.

Sebelumnya Jokowi juga telah menyatakan dukungannya kepada Prabowo. Itu disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan soal apakah akan memberikan restu kepada Prabowo yang selama ini selalu memberikan pujian kepada Jokowi terkait penanganan pandemi dan urusan lainnya. Prabowo yang berada di samping Jokowi lalu meluruskan konteks ucapan tersebut terkait pertahanan.

“Ini pertahanan,” ujar Prabowo.

Jokowi yang mengatakan dirinya sejak awal mendukung Prabowo Subianto mendapat respons dari Partai Gerindra. Gerindra menyambut baik segala bentuk dukungan Jokowi terhadap Prabowo.

“Iya bahwa apa yang disampaikan Pak Jokowi dalam pameran Indo Defence itu tentunya kita sambut baik, bahwa dukungan terhadap segalanya, terhadap kegiatan Pak Prabowo,” kata Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di gedung DPR/MPR.

Dasco kemudian mengungkit momen Prabowo meminta izin untuk maju capres kepada Jokowi. Menurutnya, saat itu, Jokowi juga mempersilakan Prabowo untuk maju sebagai capres.

“Seperti kita tahu bahwa sebelum Rapimnas (Gerindra), Pak Prabowo sudah sampaikan bahwa ada keinginan seluruh kader di Gerindra untuk mencapreskan sehingga Pak Prabowo meminta izin kepada Presiden, pada waktu itu Pak Presiden sudah katakan bahwa silakan,” ucapnya.(SW)