KATAMERDEKA.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, telah resmi mengemban tugasnya setelah tiba di Bumi Anoa, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Sabtu, (24/5/2025).

Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sultra, Brigjen. Pol. Amur Chandra, di Bandara Halu Oleo Kendari.

Suasana kehangatan dan keakraban nampak jelas menyelimuti momen penyambutan tersebut. Brigjen. Pol. Amur Chandra terlihat merangkul Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko saat mereka berjalan bersama menuju kendaraan yang telah disiapkan di area bandara, mengindikasikan soliditas di tubuh polda.

Peralihan Tongkat Komando dan Profil Kapolda Baru

Peralihan tongkat komando kepemimpinan di Polda Sultra ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/1084/V/KEP./2025 yang dikeluarkan pada 20 Mei 2025, sejalan dengan Keputusan Kapolri Nomor KEP/749/V/2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.

Irjen Pol. Dwi Irianto, Kapolda Sultra sebelumnya, kini tengah bersiap memasuki masa pensiun setelah dikenal sebagai pemimpin yang berdedikasi tinggi.

Tugas dan tanggung jawabnya kini diserahkan kepada Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, yang sebelumnya menjabat sebagai Perwira Tinggi di Bareskrim Polri dengan penugasan khusus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Irjen Didik Agung Widjanarko adalah perwira tinggi (Pati) Polri yang menyandang gelar Magister Hukum (MH) dan Sarjana Ilmu Kepolisian (SIK).

Rekam jejak kariernya di kepolisian cukup mentereng, meliputi posisi seperti Wakapolres Musi Banyuasin, Kapolres Ambon, Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), dan Kepala Bidang Humas Polda Maluku.

Sebelum penunjukannya sebagai Kapolda Sultra, Irjen Didik bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2020. Saat pertama kali bergabung, ia menduduki jabatan Koordinator Wilayah VI KPK.

Posisi terakhirnya di KPK adalah sebagai Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi.

Irjen Pol Didik Agung Widjanarko merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, seangkatan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pengalamannya yang luas di KPK, termasuk sebagai calon pimpinan KPK pada tahun 2024, menunjukkan kapasitas dan integritasnya.

Mutasi Polri dan Harta Kekayaan

Penunjukan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko sebagai Kapolda Sultra ini merupakan bagian dari mutasi Polri terbaru edisi Mei 2025 yang melibatkan 67 polisi anak buah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain Kapolda Sultra, Kapolda NTT Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga juga mengalami pergantian.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir pada 19 Januari 2024, Irjen Didik Agung Widjanarko memiliki total kekayaan sebesar Rp 3.280.100.000.

Rinciannya meliputi tanah dan bangunan senilai Rp 2.170.000.000 di Surabaya dan Pasuruan, sebuah mobil senilai Rp 475.000.000, dua sepeda motor senilai Rp 48.000.000 dan Rp 9.000.000, harta bergerak lainnya sebesar Rp 15.000.000, kas dan setara kas sebesar Rp 621.500.000, serta utang sebesar Rp 58.400.000.

Dengan segudang pengalaman dan rekam jejak yang cemerlang, kehadiran Irjen Pol Didik Agung Widjanarko sebagai Kapolda Sultra diharapkan dapat membawa angin segar dan semakin meningkatkan kinerja Polda Sultra dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Anoa.*