Selanjutnya, nama ketiga yang muncul sebagai bacawapres adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

“Saya memperhatikan Airlangga. Airlangga adalah Ketua Umum Partai Golkar. Partai Golkar adalah partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPR dan oleh karena itu wajar dipertimbangkan,” papar Saiful.

“Sampai hari ini pun Airlangga belum diputuskan menjadi calon wakil presiden berkoalisi dengan siapa. Kemungkinannya, kalau tidak menjadi presiden, ia akan menjadi wakil presiden. Amanat dari partainya kira-kira demikian,” lanjutnya.

Nama keempat yang disebut oleh Saiful adalah Mantan Panglima TNI, Andika Perkasa. Saiful menyebutkan, nama Andika sempat muncul di lingkungan Partai NasDem untuk menjadi wakil Anies.

Lalu, nama selanjutnya yang disebut sebagai bacawapres adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. Saat itu, Erick disebut sudah disosialisasikan dan cukup sering melakukan sosialisasi.

“Dan ada partai yang sudah mengusungnya untuk menjadi wakil, yakni PAN (Partai Amanat Nasional). PAN menjagokan Erick sebagai cawapres kalau PAN harus berkoalisi, misalnya dengan Ganjar PDI-Perjuangan atau dengan Gerindra yang calon presidennya Prabowo,” jelas Saiful.