Sementara itu, korban berinisial PKN belum bisa banyak bicara terkait masalah tersebut. Dalam laporan itu, PKN mengaku sudah menceritakan masalah yang terjadi pada bulan Agustus lalu kepada kepolisian.

“Jadi sudah seperti saya katakan tadi, saya hari ini datang untuk menceritakan apa yang terjadi pada tanggal 1 Agustus sisanya akan dijelaskan oleh pengacara saya,” kata PKN.

PKN juga menyebut ini adalah pertama kalinya ia mengalami hal seperti ini.

“Iya pertama kali. Apa ya saya masih (getar tangan),” kata PKN.

Terkait bukti-bukti, Mellisa menyebut pihakya sudah membawa beberapa. Bukti itu seperti dokumen surat, foto, hingga video.

“Terkait bukti-bukti tentu ada dokumen surat, ada foto dan video,” pungkas Melissa.

Diketahui laporan terdaftar dengan nomor: STTLP/B/4598/VIII/2023/SPKT/POLDA METRO Jaya. Pihak PT Capella Swastika Karya hingga kini belum menanggapi kabar tersebut.

Sementara itu Rizky Ananda Musa selaku Province Director Jawa Barat sekaligus dewan juri mengaku kecewa dengan body checking yang dilakukan oleh penyelenggara Miss Universe 2023. Dia mengaku tiga anak didiknya turut menjadi korban dugaan aktivitas yang mengarah kepada pelecehan seksual.