“Orangtua gak punya apa-apa, numpang di orang lain, ditunjuk-tunjuk orang lain juga yang punya tempatnya, otomatis kan saya sakit hati,” tuturnya

Awalnya Hanim hanya melihat dan memantau setiap postingan yang ada. Dari sana dia mengetahui adanya kebutuhan donor ginjal disertai persyaratannya. Misal golongan darah tertentu. Kebohongan Hanim dimulai ketika dia tinggal di rumah brokernya pada 2018 selama 1 tahun saat hendak menjual ginjal ke Kamboja.

Kebohongan itu terus berlanjut hingga keluarganya tahu saat dia ditangkap oleh polisi pada 27 Juni 2023 lalu. Hanim ditetapkan sebagai tersangka.(SW)