Namun secara pribadi, ia melihat Pilpres 2024 merupakan pertarungan Prabowo yang terakhir. “Untuk Prabowo, semisal belum pasti jadi capres, mending jadi cawapres tetapi lebih tinggi (peluangnya), saya dengar teman relawan pasti lebih gempita,” ucapnya.

Komentar pribadi Mazdjo Pray itu pun langsung disanggah anggota DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade. “Dalam Rapimnas Partai Gerindra 12 Agustus 2022 lalu memutuskan prabowo sebagai capres bukan cawapres,” kata Andre.

“Kami sudah punya koalisi dengan PKB yang sudah punya tiket untuk maju jadi calon presiden, lagipula yang menyatakan menang itu hasil pada 14 Februari 2022, belum tentu Ganjar maju, tetapi kalau Prabowo sudah ada (partai pengusung),” tuturnya.(SW)