Katamerdeka.com | Spekulasi mengenai siapa saja yang akan mengisi kursi menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran terus menjadi perhatian.

Kali ini, muncul lagi sejumlah nama potensial yang disebut-sebut akan menduduki posisi strategis, dengan mayoritas berasal dari Golkar dan Gerindra.

Siapa saja mereka?

Dari Golkar, nama-nama populer seperti Bahlil Lahadalia, Agus Gumiwang, Lodewijk Freidrich Paulus, Meutya Hafid, dan Nurul Arifin santer dikabarkan akan menempati posisi menteri.

Partai Demokrat diwakili oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan Hinca Pandjaitan, sementara PAN kemungkinan menyodorkan Zulkifli Hasan dan Eko Patrio.

Tak kalah menarik, Gerindra disebut-sebut mengusulkan Sufmi Dasco Ahmad, Maruarar Sirait, Budiman Sudjatmiko, Sugiono, Sudaryanto, serta Ferry Juliantono.

Partai nonparlemen juga kabarnya ikut mendapat tempat. Dari PSI muncul nama Grace Natalie dan Albert Aries, sedangkan Yusril Ihza Mahendra dari PBB dan Fahri Hamzah dari Partai Gelora.

Menariknya, Partai Prima, yang tidak berpartisipasi dalam Pemilu 2024 namun mendukung pasangan Prabowo-Gibran, juga memiliki wakil dengan nama Agus Jabo Priyono dan Mangapul Silalahi yang disebut-sebut akan mengisi jabatan penting.

Nama-nama dari kalangan profesional dan nonpartai pun tak ketinggalan. Untuk posisi Menteri Pertahanan, beredar nama-nama seperti Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI saat ini, Jenderal Agus Subiyanto.

Untuk posisi Kepala BIN, beberapa nama yang mencuat antara lain Letnan Jenderal (Purn) M Herindra, Marsekal Madya (Purn) Dedy Permadi, Letnan Jenderal Nyoman Cantiasa, serta Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, posisi Menteri Keuangan juga diramaikan oleh lima calon, yakni Mahendra Siregar, Kartika Wirjoatmodjo, Chatib Basri, Thomas Djiwandono, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Di pos Menteri Dalam Negeri (Mendagri), beberapa tokoh yang berpeluang termasuk Sufmi Dasco Ahmad, Ahmad Doli Kurnia, Tito Karnavian, hingga Bima Arya.

Hashim Djojohadikusumo, Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas, menyebutkan bahwa kabinet Prabowo-Gibran akan diisi oleh setidaknya empat alumni SMA Taruna Nusantara, meskipun ia masih enggan menyebutkan siapa saja mereka.

Sementara itu, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kembali menegaskan bahwa Prabowo menginginkan kabinet berbasis keahlian atau zaken kabinet, yang diisi oleh orang-orang berkompeten, meskipun berasal dari partai politik.

Demikian, kabinet Prabowo-Gibran diharapkan akan mencerminkan sinergi antara keahlian dan relevansi terhadap kementerian yang mereka pimpin. (***)