katamerdeka.com – Seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, bernama Buyung Sugianto (39), diduga dianiaya oleh keluarga pasien saat tengah menangani korban kecelakaan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Terduga pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Iya benar, pelaku sudah diamankan dan masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf, Sabtu (26/10).

Peristiwa terjadi pada Rabu (23/10), sekitar pukul 19.00 WITA, saat Buyung menegur seorang rekan pasien yang berteriak di dalam IGD, memintanya menunggu di luar agar ia bisa fokus menangani korban kecelakaan. Meski rekannya mencoba menenangkan, terduga pelaku tiba-tiba mendorong dan memukul dokter tersebut berkali-kali hingga mengalami luka-luka.

Merasa diintimidasi dan mengalami luka akibat kejadian tersebut, Buyung kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Bone. Saat ini, pelaku tengah menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut.

Setelah insiden terjadi, pihak RSUD Tenriawaru memberikan dukungan kepada Buyung Sugianto dan bekerja sama dengan kepolisian untuk memastikan keamanan tenaga medis di rumah sakit. Manajemen RSUD menyatakan komitmennya untuk melindungi hak dan keselamatan staf medis agar mereka bisa menjalankan tugas tanpa rasa takut atau ancaman.

“Kami memastikan bahwa seluruh tenaga kesehatan memiliki perlindungan saat melaksanakan tugas. Ini termasuk tindakan preventif yang akan kami lakukan ke depannya,” kata perwakilan rumah sakit.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menghormati prosedur dan petugas medis saat berada di fasilitas kesehatan, terutama dalam situasi darurat. Kasus ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran penting tentang pentingnya menjaga ketenangan dan memberikan dukungan penuh kepada tenaga kesehatan dalam menjalankan tugasnya.