katamerdeka.com – Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno menyerukan kepada para pengusaha di sektor minerba untuk menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam (SDA) dan pelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

“Isu global terkait pertambangan saat ini menuntut kita untuk tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga memperhatikan manusia dan planet,” ungkap Tri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/11/2024). Ia menambahkan, pengelolaan SDA, khususnya minerba, harus dilakukan secara bijaksana mengingat sifatnya yang tidak dapat diperbaharui.

Saat ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperbaiki tata kelola sektor minerba untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan. Tri menegaskan, langkah-langkah perbaikan ini dilakukan guna memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara.

“Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara bersama Kementerian ESDM akan terus melakukan perbaikan berkelanjutan, termasuk dalam tata kelola pengelolaan mineral dan batu bara. Hal ini untuk menjamin keinginan, dan manfaat yang lebih besar bagi bangsa,” jelas Tri.

Merujuk pada amanat Undang-Undang Dasar 1945, Tri menekankan bahwa pengelolaan SDA harus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memenuhi standar internasional yang lebih ketat, terutama terkait isu kelaparan dan dampak lingkungan.

“Pengelolaan mineral dan batu bara harus memberikan kontribusi nyata tanpa menimbulkan dampak negatif,” tegasnya.

Sektor minerba mencatat kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2023, sektor ini menyumbang Rp 2.198 triliun, atau 10,5 persen dari total PDB Indonesia sebesar Rp 20.892 triliun.

“Nilai ini sangat signifikan dan harus kita pertahankan bahkan ditingkatkan,” ujar Tri. Pemerintah pun menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada periode 2025–2029, dengan sektor minerba diharapkan menjadi salah satu pendorong utama.