JAKARTA – DPD Partai Demokrat Jawa Barat menurunkan sejumlah atribut, baliho, spanduk hingga poster yang bergambar Anies Baswedan.

Penurunan atribut ini dilakukan buntut Anies Baswedan disebut menggandeng Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Daerah Partai Demokrat Jawa Barat, M Hailuki atau akrab disapa Luki ini bahkan menyebut penurunan atribut Anies dilakukan di seluruh Kantor DPC, PAC hingga di pinggir jalan seluruh Jawa Barat.

“Ya betul, malam tadi sudah seluruh DPC se-Jawa Barat spontan mentake down semua baliho yang ada gambar Anies Baswedan baik yang di pasang di kantor DPC, PAC maupun yang dipinggir-pinggir jalan,” kata Luki, Jumat (1/9/2023).

Selain itu, Luki juga mengatakan, seluruh konten Anies Baswedan yang berada di media sosial PDP, DPC dan PAC Partai Demokrat juga di take down.

“Ya betul, jadi kita berinisiatif mentake down konten-konten yang ada di akun media sosial baik di Instagram, twitter, Facebook dan Tiktok. Yang ada konten tentang Anies Baswedan,” kata dia.

Dia mengatakan, bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk inisiatif serta solidaritas serta soliditas kader Demokrat di bawah.

“Sepanjang tidak ada teguran ataupun larangan ya kita lakukan saja,” tegas Luki.

Sementara itu DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar rapat internal terkait tawaran agar Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan rapat pleno gabungan tersebut berlangsung alot.

“Yang jelas tadi dinamikanya sangat alot. Masing-masing juga memberikan argumentasi baik dari Syuro maupun Tahfiz, alot,” kata Jazilul di kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat (1/9/2023).

Jazilul menjelaskan keputusan rapat pleno tersebut belum mengambil keputusan sikap PKB.

Menurutnya, sikap PKB akan difinalisasi saat rapat Dewan Syuro dan Dewan Tahfiz di Surabaya, Jawa Timur sore nanti.

“Detail kerja samanya kapan diresmikan kerja samanya itu menunggu rapat yang diperluas di Surabaya nanti,” ujar Jazilul.

Kendati demikian, Jazilul menambahkan secara umum dalam rapat tadi menyambut baik tawaran dari NasDem.(SW)