“Namanya dalam perjalanan bangsa ada perbedaan jalan, pandangan wajar-wajar saja. Tapi yang penting bagi kita, berbicara masa lalu keduanya pernah begitu baik dan dekat,” kata dia.

Partai Demokrat saat ini telah mencabut dukungan dari Anies Baswedan dan memilih hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Keputusan itu diambil setelah Anies memilih Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB, sebagai cawapres.

Teranyar, politikus PDIP Deddy Yevry Sitorus mengatakan pihaknya akan menjalin komunikasi secara intensif dengan Partai Demokrat mulai pekan depan. Keduanya siap membuka peluang untuk bekerja sama.

“Saya kira minggu depan akan ada pembicaraan yang intens gitu. Harapan kita begitu [pertemuan formal], Demokrat kan perlu juga proses recovery kan, mereka juga perlu berhitung segala macam. Kalau kita sih open saja,” kata Deddy.(SW)