Demokrat Bantah Politik Identitas Embrionya di Masa SBY
Sebelumnya Politikus Partai NasDem, Zulfan Lindan, menyebut embrio politik identitas muncul oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Zulfan, politik identitas dimainkan ayah AHY itu untuk menang Pemilu 2004.
“Politik identitas ini tercium pada tahun 2004, ketika SBY itu didukung oleh partai-partai, hampir mayoritas didukung partai-partai Islam yang kita lihat,” kata Zulfan dalam acara Adu Perspektif, Total Politik X detikcom, dengan topik ‘Anies Vs Prabowo, Siapa Bisa Rebut Suara ‘Umat’?’ Selasa (21/2/2023).
Pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2004, SBY harus melawan petahana Megawati Soekarnoputri. Susilo Bambang Yudhoyono yang berpasangan dengan Jusuf Kalla (JK) dicalonkan oleh Partai Demokrat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Dari lima pasangan calon, SBY dan Megawati, yang merupakan Ketua Umum PDIP, lolos ke putaran kedua. SBY kemudian mendapat tambahan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN).







Comment