“Bahkan ada satu kejadian di mana AG ngirim foto dan D langsung bilang, ‘Ngapain sih ngirim pap’,”

“Bahkan anak sekarang kan ngirim pap gitu. Jadi D sebenarnya nggak suka juga dikirim chat dari AG,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Mellisa mengaku bingung ketika kliennya dituduh sebagai pelaku pelecehan. David saja, kata Mellisa, tak tertarik dengan komunikasi yang dilakukan AGH.

“Jadi mereka selalu memfitnah bahwa ada pelecehan. Padahal dari bukti yang kami himpun, tidak ada hal-hal seperti itu,” katanya.

Mellisa bahkan membuka kemungkinan bahwa kliennya sebenarnya yang menjadi korban pelecehan, bukan sebagai pelaku.

“Tidak ada, tidak ada bukti D melecehkan AG. Kalau klien kami difitnah melecehkan AG, kami juga bisa bilang jangan-jangan korban (D) yang dilecehkan,” imbuhnya.

Mario Dandy Satriyo juga sempat menyebar video penganiayaan David Ozora kepada teman-teman korban.

‘Ini gue udah ngerjain temen kalian’ tulis eks anak pejabat tersebut sembari mengirimkan video penganiayaan David.

“Kami sudah tahu bahwa memang si Mario memang mengirim itu ke anak anak yang di PL (SMA Pangudi Luhur) narasinya adalah ‘ini gua sudah ngerjain teman kalian’ jadi narasi menantang,” kata Alto Luger, kerabat David saat dihubungi, Rabu (22/3/2023).