COO Miss Universe Indonesia Disebut Sebagai Inisiasi Body Checking
“Jadi ada yang diambil fotonya, ada yang dibentak misalnya, (korban) merasa terintimidasi. Mereka sudah sampaikan secara rinci tadi di dalam berita acara,” ujarnya.
Mellisa mengatakan korban tidak bisa melawan lantaran terikat dengan kontrak yang isinya mewajibkan mereka untuk ikut serta dalam rangkaian yang ada. Namun, dalam kontrak tersebut, tidak disebutkan bahwa adanya body checking dan difoto tanpa busana.
“Seluruh finalis ini sudah menandatangani bahwa mereka harus mengikuti seluruh rangkaian. Hal yang membingungkan bagi mereka adalah terkait body checking ini kan tidak ada, tetapi mereka di dalam surat pernyataan harus mengikuti seluruh rangkaian,” kata dia.
Mellisa mengatakan body checking dilakukan di sebuah ballroom hotel. Prosesnya, hanya tertutup banner dan gantungan baju.
“Ballroom, bisa kebayang kan ya gede, ada CCTV, hanya dibuat sekat dari banner dan gantungan baju. Jadi mereka yang dari dalam bisa melihat dari luar,” kata Mellisa.
Dia menambahkan, mulanya para finalis hanya diberi tahu akan melakukan pencocokan (fitting) busana. Namun, tanpa pemberitahuan, mereka justru melakukan pengecekan badan.







Comment